Archive for Maret, 2009


Jumat (27/3) dinihari, ketika sebagian besar warga di kawasan Situ Gintung tengah terlelap dalam tidurnya, tragedi kemanusiaan itu terjadi. Luapan air bah akibat jebolnya tanggul Situ Gintung itu laksana tsunami yang serta merta menghempaskan segala yang ada di sekeliling Situ tersebut. Ratusan rumah hancur, puluhan nyawa melayang, serta ratusan lainnya hilang entah ke mana.situjebol

Tragedi kemanusiaan yang mengerikan itu sontak menyedot perhatian masyarakat negeri ini. Di tengah hiruk pikuk kampanye parpol untuk pemilu April mendatang, masyarakat kita dihentakkan sebuah peristiwa tragis yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Inilah saatnya, masyarakat negeri ini, terutama para pemimpin negeri ini melakukan self correction (introspeksi diri) mengapa peristiwa tragis ini bisa terjadi?situjebol2

Saya sendiri, yang beberapa tahun lalu, ketika masih kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pernah tinggal (kos) di sekitar wilayah tersebut, merasakan betapa indahnya kawasan Situ Gintung yang asri, rindang dan nyaman. Saya sering jalan-jalan sore di walayah tersebut. Maka, ketika melihat tayangan peristiwa mengenaskan tersebut di layar kaca, saya begitu terhenyak. Kawasan yang demikian nyaman, teduh, sehingga banyak warga mendirikan pemukiman di wilayah itu, sekarang tinggal puing-puing yang berserakan bagaikan tanah tak bertuan.

Bagaimanapun, tragedi ini harus segera di atasi oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah, harus ada pihak yang bertanggung jawab atas tragedi kemanusiaan tersebut.

Akhirnya, tragedi kemanusiaan ini hendaknya menyadarkan kita semua bahwa alam sekitar kita adalah sebuah amanat Allah Swt yang harus dijaga. Kelalaian serta pengabaian atas alam akan berakibat fatal. Pemerintah juga harus lebih tanggap agar kejadian serupa tidak terjadi lagi..

Untuk itu, seluruh elemen bangsa, baik masyarakat maupun pemerintah harus mengambil pelajaran dari peristiwa kemanusiaan ini…

Hanya orang-orang yang mau mengambil hikmah dari sebuah peristiwa itulah, yang akan memperoleh kebahagiaan di kemudian hari….

Iklan

img1307a1Seminggu yang lalu, tepatnya Ahad, 15 Maret 2009, genap satu minggu usia putri pertama kami yang lahir pada Ahad, 8 Maret 2009.

Sesuai dengan sunnah yang diajarkan Rasulullah Saw, pada hari ke-7 dari kelahiran seorang bayi, disyariatkan untuk melaksanakan aqiqoh dengan menyembelih seekor kambing untuk bayi perempuan, dan 2 ekor kambing untuk bayi laki-laki.
Kemudian diberi nama, selanjutnya dicukur rambutnya untuk kemudian ditimbang. Berat timbangan rambut itu dihargai dengan harga emas, yang kemudian diuangkan untuk dibagi kepada fakir miskin dan anak yatim. Karena anak pertama kami seorang bayi perempuan, maka kami menyembelih seekor kambing untuk aqiqohnya.

Ahad pagi, seminggu yang lalu merupakan saat saat yang paling menggembirakan bagi kami sekeluarga. Karena pada hari itu dan malam harinya akan diadakan walimatul aqiqoh, syukuran kelahiran putri pertama kami.

Sejak pagi hari, keluarga besar kami sudah berkumpul. Ada yang memasak buat persiapan walimahan nanti malam, ada yang sedang bakar-bakar sate, ada juga yang asyik membuat dekorasi. Saya sendiri, sejak kemarin mempersiapkan dekorasi berupa tulisan nama putri pertama kami yang diberi nama: LIVIA MAULIDA RAHMADINA.img1319a1

Malam harinya, acara walimatul aqiqoh berlangsung cukup hidmat dan sukses. Alhamdulillah hampir 90% tamu yang diundang hadir untuk memberikan doa bagi putri kami.

Kami begitu tersanjung dan berterima kasih kepada seluruh keluarga, saudara, karib kerabat yang turut hadir memberikan doa bagi putrid pertama kami. Rasa syukur tak terperikan atas nikmat serta anugerah yang begitu besar dari Allah SWT yang telah diberikan kepada kami sekeluarga. Semoga kelak putri kami menjadi anak yang sholihah, taat kepada Allah SWT, berbakti kepada kedua orang tua, serta berguna bagi umat manusia. Amiiin…

Ahad, 8 Maret 2009, pukul 03.00 wib dini hari telah terjadi peristiwa bersejarah dalam hidupku. Setelah menunggu kurang lebih satu setengah tahun sejak pernikahan kami, momen bahagia itupun akhirnya datang juga. Ya, tepat pada hari, tanggal serta waktu yang aku sebutkan di atas, putri pertama kami lahir.

Saat itu, tak terperikan rasa bahagia kami sekeluarga. Proses persalinan yang memakan waktu kurang lebih 5 jam, sejak istriku masuk ke ruang bersalin pada puku 22.00 wib, akhirnya berujung pada haru biru serta suka cita yang tak ternilai. Aku yang sejak pertama istriku masuk ruang bersalin hingga  melahirkan berada di sampingnya, seolah tak bisa berucap sepatah kata pun ketika mendengar suara tangis bayi, putri pertama kami untuk pertama kalinya. Aku langsung sujud syukur di ruang bersalin sembari meneteskan air mata bahagia.

Alhamdulillah, istriku melahirkan secara normal di ruang bersalin VIP Gardenia 1 Rumah Sakit Islam HARAPAN ANDA Tegal.

Seluruh keluarga besarku  dan keluarga besar sitriku menyambut dengan penuh suka cita keliharan anggota keluarga baru kami.

Ya Allah sungguh begitu besar anugerah yang telah Engkau berikan kepada kami…

Semoga kami bisa menjaga amanat yang telah engkau percayakan kepada kami…

Alhamdulillah Ya Allah

Terima kasih istriku..

Selamat datang putriku…

Semoga kelak engkau akan menjadi sosok wanita muslimah yang sholihah, taat kepada Allah,bebakti kepada kedua orangtua, serta berguna bagi umat manusia…Amin…

PS: phot-photo putri pertama kami akan dipost pada postingan selanjutnya…

Inilah Saatnya, Mengubah Wajah Dunia

Oleh: Didi Junaedi

Sadarkah kita bahwa bumi semakin panas?

Sadarkah kita bahwa alam semakin tidak bersahabat?

Sadarkah kita bahwa manusia semakin jauh dari nilai-nilai kemanusiaannya?

Bangun!

Bangun!

Bangun dari tidur panjang yang melenakanmu wahai manusia!

Bangkit!

Bangkit!

Bangkit dari mimpi-mimpi yang membuaimu wahai anak cucu adam!

Dunia ini sudah banyak berubah

Coba lihat ke luar sana!

Masih adakah senyum manis mentari pagi menyapamu?

Masih tersisakah hembusan semilir angin menyambut hari-harimu?

Masih terdengarkah kicau burung menyejukkan hatimu?

Masih tampakkah sapaan akrab orang-orang di sekelilingmu?

Tidak!

Tidak akan kau jumpai lagi semua itu

Senyuman telah berganti cibiran

Hembusan angin telah berganti terpaan badai

Kicau burung telah berganti nyanyian sumbang

Sapaan akrab telah berganti umpatan dan cacian

Sekali lagi, dunia sudah banyak berubah

Alam yang dulu bersahabat

Kini telah menjadi musuh

Manusia yang dulu santun

Kini telah menjadi sosok yang menakutkan

Bencana di mana – mana

Pertikaian di sana – sini

Bangun!

Bangun wahai manusia!

Bangkit!

Bangkit wahai anak cucu adam!

Ubahlah dunia seperti dulu lagi!

Penuh kedamaian

Bertabur cinta

Berbalut kasih sayang

Tiada hari tanpa senyuman

Tiada hari tanpa kedamaian

Tiada hari tanpa kasih sayang

Inilah saatnya

Ubahlah wajah dunia!

Sekarang juga!

hp-smartKemarin siang, sekitar pukul 14.00 WIC (Waktu Indonesia Bagian Cirebon), sepulang dari kantor, aku langsung menuju gallery (gerai) ‘smart’—sebuah produk HP CDMA baru— di Jl. Cipto nomor-nya (aku lupa) Cirebon. Tujuanku hanya satu: Beli HP smart D1200P.

Keinginanku untuk segera memiliki HP tersebut, bermula ketika beberapa hari lalu adik sepupuku yang kuliah S2 TI di salah satu perguruan tinggi negeri di Semarang pulang liburan. Ketika main ke rumahku, dia ngasih tau kalau sekarang ada HP CDMA yang menawarkan layanan sangat menaraik, yakni internetan gratis selama 6 bulan terhitung sejak masa pembelian (setelah diaktifkan) dengan kapasitas sampai 12 GB, atau 2 GB per bulan. Waah..menarik banget. Aku pun langsung ingin tahu lebih jauh tentang HP tersebut. Akhirnya ia menunjukkan HP miliknya, yakni smart D1200P. Saat itu juga langsung aku minta dia installkan programnya ke PCku. Ternyata, komputerku yang hanya Pentium III ’jadul’ bisa buat internetan dengan kecepatan akses yang tidak mengecewakan. Aku pun bergumam dalam hati :” wah..harus segera beli nih.., kapan lagi bisa internetan gratis di rumah.hp-smart22

Nah, kemarin siang itu, pas habis ngambil gaji (maklum jadi ’kuli’ negara, jadi punya duitnya pas tanggal muda aja, he..he..) aku langsung menuju ke gallery ’smart’ depan Carrefour Cirebon untuk mewujudkan impianku tersebut. Setelah ‘ba-bi-bu’ sedikit sebagai basa basi sama staf costumer servicenya, langsung saja aku bilang mau beli HP smart D1200P. Setelah urusan registrasi n setting menyeting program selesai, akupun membayarnya seharga Rp. 333.000,- Karena uangnya Rp. 350.000,- maka dapat kembalian Rp. 17.000,- . Lumayan buat ongkos pulang plus jajan.

Sesampainya di rumah, aku langsung nge’charge’ batre HP tersebut selama 4 jam, sesuai manual di buku petunjuknya. Setelah menunggu cukup lama, aku sudah ga sabar ingin segera mencoba mainan baruku itu. Tapi, malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih. Begitu aku nyalain komputer, ’pet’ aliran listrik padam, mati lampu. Ternyata, setelah aku lihat di luar ada pemadaman lampu dari PLN di wilayah Brebes dan sekitarnya. Akupun terpaksa menunda rasa penasaranku. Karena malam sudah larut aku langsung tertidur. Keesokan harinya, setelah shalat subuh dan mandi, sebelum berangkat ke kantor, tepat pukul 05.30 WIB (Waktu Indonesia Bagian Brebes), aku nyalain komputer untuk mencoba koneksi ke internet dengan HP baruku.

Hasilnya? Ya Postingan ini. Aku tulis postingan ini tepat pukul 06.00 WIB. Tetapi, lagi-lagi aliran listrik padam. Untung udah aku simpan ke flash disk. Akhirnya postingan ini aku kirim sekarang tepat pukul 10.50 WIC di kantorku.

Alhamdulillah…akhirnya mimpiku yang sudah membayangiku sejak lama, yakni ingin punya internet di rumah terwujud juga. Sekarang aku bisa lebih enjoy lagi ngerjain tugas-tugas kantor, dan tentunya hobi menulisku akan kian tersalurkan tanpa harus wira-wiri ke warnet. Semoga!