Inilah Saatnya, Mengubah Wajah Dunia

Oleh: Didi Junaedi

Sadarkah kita bahwa bumi semakin panas?

Sadarkah kita bahwa alam semakin tidak bersahabat?

Sadarkah kita bahwa manusia semakin jauh dari nilai-nilai kemanusiaannya?

Bangun!

Bangun!

Bangun dari tidur panjang yang melenakanmu wahai manusia!

Bangkit!

Bangkit!

Bangkit dari mimpi-mimpi yang membuaimu wahai anak cucu adam!

Dunia ini sudah banyak berubah

Coba lihat ke luar sana!

Masih adakah senyum manis mentari pagi menyapamu?

Masih tersisakah hembusan semilir angin menyambut hari-harimu?

Masih terdengarkah kicau burung menyejukkan hatimu?

Masih tampakkah sapaan akrab orang-orang di sekelilingmu?

Tidak!

Tidak akan kau jumpai lagi semua itu

Senyuman telah berganti cibiran

Hembusan angin telah berganti terpaan badai

Kicau burung telah berganti nyanyian sumbang

Sapaan akrab telah berganti umpatan dan cacian

Sekali lagi, dunia sudah banyak berubah

Alam yang dulu bersahabat

Kini telah menjadi musuh

Manusia yang dulu santun

Kini telah menjadi sosok yang menakutkan

Bencana di mana – mana

Pertikaian di sana – sini

Bangun!

Bangun wahai manusia!

Bangkit!

Bangkit wahai anak cucu adam!

Ubahlah dunia seperti dulu lagi!

Penuh kedamaian

Bertabur cinta

Berbalut kasih sayang

Tiada hari tanpa senyuman

Tiada hari tanpa kedamaian

Tiada hari tanpa kasih sayang

Inilah saatnya

Ubahlah wajah dunia!

Sekarang juga!

Iklan