Hari ini, selain merupakan hari istimewa dan bersejarah bagiku, coz today is my birthday, juga merupakan hari yang melelahkan sekaligus menyenangkan bagiku dan keluargaku. Ya, dalam rangka menikmati liburan, it’s just like celeb on vacation.., he..he..sekaligus merayakan ‘ultah’ku, aku beserta keluarga berwisata ria ke PARIN (Pantai Randusanga Indah) Brebes.

Di lokasi wisata, kami menikmati indahnya pemandangan pantai yang memesona. Kami dimanjakan oleh panorama yang menawan, diiringi deburan ombak yang bergulung-gulung, ditambah desiran angin sepoi-sepoi yang membawa kesegaran luar biasa. Aku merasakan suasana tenang, lepas, sekaligus rileks. Aku yang sedari berangkat sudah merasakan suasana teduh, karena cuaca agak mendung, ingin menghangatkan tubuh ini dengan minuman hangat. Maka, setelah puas menikmati suasana pantai yang menawan, akupun segera menuju gubuk-gubuk kecil tempat para pedagang makanan dan minuman yang berjejer di sepanjang bibir pantai. Sementara istri dan anakku masih betah berlama-lama menikmati indahnya suasana pantai. Bahkan istriku mengajak ‘dede’ Via, peri kecilku yang baru berusia 9 bulan untuk bermain air di pinggir pantai.

Setibanya di gubuk tempat penjual makanan dan minuman, aku segera memesan segelas kopi. Tak lama kemudian, kopi panas tersaji di hadapanku. Tidak menunggu lama, aku pun langsung menyeruputnya. Ya, meminum kopi dengan cara diseruput, sepengalaman saya, jauh lebih nikmat ketimbang diminum layaknya minum air pada umumnya. Aroma wangi kopi yang menyeruak bagitu diseduh dengan air panas, dan membuat syaraf di otak serasa dibuai oleh suasana yang rileks dan damai, akan lebih ‘mak nyusss’ jika dinikmati sesruput demi sesruput…Suara srupuuut…srupuuut…terasa begitu natural dan menambah kenikmatan meminum kopi.

Sebagai teman minum kopi, aku menyalakan sebatang rokok kretek yang sudah cukup diakui taste atau rasanya, apalagi kalau bukan rokok dengan logo 3 buah angka yang berurutan (tidak perlu menyebut merek kan..? karena ini bukan iklan dan ngga ada konsekuensi logisnya…, he..he..). Sebagai cemilan, aku mengambil beberapa jenis gorengan (tahu dan tempe yang digoreng dengan tepung).

Sambil menikmati segelas kopi, sebatang rokok dan beberapa jenis gorengan, pandanganku tertuju kepada dua sosok anak manusia yang tengah bermain-main dengan pasir pantai dan sesekali terkena cipratan deburan ombak. Ya, aku tengah menatap kedua orang yang sangat aku cintai dan sayangi, yaitu anak dan istriku. Melihat mereka begitu menikmati suasana pantai dengan bermain pasir dan air, membuat perasaanku begitu bahagia. Seolah segala beban hidupku tiba-tiba sirna. Aku merasa damai, rileks luar biasa menikmati suasana tersebut. Memang betul kata para ahli psikologi, sesekali kita perlu memberi ruang kepada diri ini untuk menikmati rehat sejenak dari segala aktivitas keseharian kita. Kita perlu refreshing untuk menyegarkan kembali kondisi fisik dan psikis kita. Kita butuh relaksasi, sehingga pikiran dan jiwa kita kembali tenang. Walhasil, akan membuat semangat hidup kita kembali meletup sesudahnya.

Setelah kami semua selesai menikmati panorama alam berupa indahnya pantai yang membantang luas seolah tak bertepi, kami baru sadar kalau perut kami mulai keroncongan. Kami pun menuju ke sebuah Rumah Makan di sekitar lokasi wisata tersebut. Setibanya di Rumah Makan, yang sebagian besar menunya adalah olahan sea food, kami pun langsung memesan makanan. Kami memesan dua porsi udang tepung, dua porsi ikan bawal bakar dan dua porsi cah kangkung. Untuk minumnya, kami memesan 2 gelas jeruk hangat.

Sembari menunggu makanan matang, kami bergantian untuk menunaikan sholat dhuhur. Tepat setelah kami berdua selesai sholat, makanan yang kami pesan pun datang. Kami menikmati hidangan tersebut dengan lahap. Ternyata, satu porsi ikan bawal bakar tersisa, sementara perut kami sudah tidak sanggup lagi menampungnya. Kami pun meminta pelayan Rumah Makan membungkusnya untuk kami bawa pulang. Setelah acara makan-makan selesai, istriku bergegas menuju kasir untuk membayar semua pesanan makanan tadi.

Alhamdulillah…akhirnya kami pun kembali pulang ke rumah dengan perasaan puas. Meskipun lelah, tapi semuanya terbayar dengan perasaan senang, karena kami bisa melewati liburan, sekaligus merayakan ultahku dengan sukses.

Our Vacation was so interesting and exciting….

Iklan