Judul  : Agar Allah Selalu Menolongmu! Sehingga kesedihan segera berlalu, sehingga kesulitan tak lagi menghantuimu

Penulis  :  Didi Junaedi

Tebal     : 137 halaman

Penerbit : Suluk

Cetakan : I, April 2010

Harga     : Rp. 20.000,-

Alahmdulillah…tak henti-hentinya bibir ini mengucap syukur  kehadirat Allah Swt. Karena perkenan-Nya, akhirnya buku keduaku berjudul “Agar Allah Selalu Menolongmu!” terbit.

Buku yang merupakan refleksi pemikiran serta perenungan ditambah dengan kisah-kisah nyata berupa pengalaman pribadi saya, dan juga pengalaman orang-orang yang dekat dan saya kenal, dimaksudkan untuk meyakinkan kita semua bahwa pertolongan Allah sangat dekat.

Setiap manusia pasti akan diuji oleh Allah dengan beragam bentuk ujian; kemiskinan, penyakit yang tak kunjung sembuh, jodoh yang tak kunjung datang, momongan yang tidak juga hadir setelah bertahun-tahun berumah tangga, kebangkrutan usaha, dan masih banyak lagi bentuk-bentuk ujian lainnya.

Ketika kita dihadapkan pada persoalan-persoalan tersebut, apa yang akan kita lakukan? Mengeluh terus menerus, mengutuk keadaan, meratapi nasib, bahkan menggugat dan mempertanyakan keadilan Allah, ataukah justru bersabar, menerima dengan ikhlas segala ujian dan cobaan tersebut, dengan terus berikhtiar untuk mencari solusinya disertai permohonan kepada Allah?

Buku ini menyajikan sejumlah kisah beberapa orang dalam menyikapi ujian dan cobaan yang menimpa mereka. Kisah-kisah tersebut diungkapkan secara apik dengan bahasa yang sederhana namun memikat, disertai keterangan ayat dan hadis yang semakin menambah kemantapan hati bahwa Allah selalu bersama hamba-Nya dalam segala kondisi, melewati batas-batas ruang dan waktu.

Harapannya, mudah-mudahan buku ini dapat menjadi teman, sahabat serta pendamping setia bagi mereka yang tengah dirundung duka, ditimpa kesusahan, serta dilit kepedihan hidup, agar segera dapat keluar dari semua masalah serta persoalan yang sedang mereka hadapi. Uraian bab demi bab yang begitu menyejukkan, semoga bisa menjadi penawar hati yang sedang gundah, jiwa yang sedang resah, serta batin yang sedang merana. Semoga!